Minggu, 28 Juli 2013




Borussia Dortmund membungkam Bayern Munich 4-2 untuk merebut titel pertama musim ini.


Gelar pertama di kompetisi sepakbola Jerman musim 2013/14 berhasil direbut Borussia Dortmund dengan menumbangkan Bayern Munich 4-2 pada Piala Super di Stadion Signal Iduna Park, Sabtu (27/7) petang waktu setempat.

Babak Pertama

Kedua tim membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan masing-masing. Begitu Dortmund melakukannya, bola bersarang di dalam gawang Bayern. Pada menit keenam, Marco Reus memanfaatkan kesalahan pengambilan posisi Tom Starke untuk melesakkan gol sundulan kepala. Fans Dortmund bahkan kembali bersorak dua menit berselang ketika Robert Lewandowski menyongsong umpan Ilkay Gundogan dan menceploskan bola dari hadangan Starke. Namun, gol itu dianulir karena Lewandowski terperangkap off-side.

Bayern memperoleh peluang emas membalas gol pada menit ke-12. Setelah umpan silang Philipp Lahm gagal dicapai Mario Mandzukic, upaya Xherdan Shaqiri dipatahkan Roman Weidenfeller. Bola muntah disambar lagi oleh Shaqiri. Kali ini pun bola dimentahkan Weidenfeller untuk menjadi tendangan sudut.

Dortmund menguasai pertandingan. Starke tampak menebus kesalahan atas terjadinya gol Reus dengan mematahkan kerja sama segitiga Gundogan, Reus, dan Lewandowski pada menit ke-19. Saat Bayern memperoleh peluang melalui Mandzukic yang mengejar umpan terobosan Daniel van Buyten, Weidenfeller keluar sarangnya mengamankan situasi.

Pada menit ke-30, Starke nyaris membuat kesalahan lagi. Kiper pelapis Manuel Neuer itu mencoba menggiring bola melewati Lewandowski. Hampir saja bola dapat dicuri penyerang lawan.

Bayern mulai meningkatkan serangan. Arjen Robben dicemooh fans Dortmund setiap kali menerima bola. Menit 35, Mandzukic gagal menyongsong umpan mendatar David Alaba yang membantu serangan dan menerima sodoran Shaqiri.

Keunggulan 1-0 Dortmund bertahan hingga turun minum. Starke tampak tidak terlalu percaya diri menanggung beban sebagai kiper utama Bayern. Sebuah operannya di akhir babak merepotkan Alaba yang terpaksa buru-buru mengamankan bola karena dibayangi Jakub Blaszczykowski. Pep Guardiola masih terlihat tenang meski koleganya Matthias Sammer mulai tampak frustrasi.

Babak Kedua

Dortmund melakukan satu pergantian pemain saat jeda. Gelandang senior Sebastian Kehl dimasukkan untuk menggantikan tugas Sven Bender. Namun, Bayern yang lebih dahulu memberi sengatan.

Pada menit ke-54, Robben menyambar umpan silang Lahm dengan sundulan bertenaga untuk menaklukkan Weidenfeller. Gol tersebut rupanya memancing reaksi positif dari para pemain Dortmund. Hanya dua menit berselang, keunggulan Dortmund kembali berkat gol bunuh diri Van Buyten yang salah mengantisipasi umpan lawan. Menit 57, Dortmund kian berlari kencang setelah tendangan keras Gundogan menyarangkan gol ketiga ke dalam gawang Starke. Guardiola mulai emosional di pinggir lapangan.

Bayern tidak menyerah. Menit 64, Robben menyarangkan gol keduanya dalam pertandingan. Lagi-lagi gol tercipta berkat kerja sama dengan Lahm. Umpan rendah sang kapten dituntaskan Robben untuk menghidupkan tenaga Bayern. Segera setelahnya Mandzukic melepaskan tembakan akrobatik yang melebar tipis.

Formasi 4-1-4-1 hanya diterapkan Guardiola hingga menit ke-67. Pada menit itu, Bastian Schweinsteiger dikirim masuk menyeimbangkan permainan lini tengah dan Shaqiri ditarik keluar. Formasi pun berubah serupa Bayern musim lalu, 4-2-3-1. Ramuan Guardiola dalam menerapkan sistem tiki-taka ala Barcelona di Bayern belum menuai hasil gemilang pada pertandingan ini.

Pergantian ofensif dilakukan Dortmund dengan memberi kesempatan kepada Pierre-Emerick Aubameyang untuk memulai debut resmi dengan seragam tim barunya. Blaszczykowski ditarik keluar guna memberi jalan. Bayern pun melakukan pergantian dengan menyegarkan posisi penyerang tengah. Claudio Pizarro masuk dan Mandzukic keluar.

Thomas Muller membuat fans Dortmund tercekat dengan peluang yang diperolehnya pada menit ke-79. Menerima sodoran Thiago Alcantara, Muller melepaskan tembakan deras. Sayangnya, bola menerpa mistar gawang tanpa mau bersarang di gawang lawan.

Empat menit berselang giliran pendukung Bayern yang terdiam. Lewandowski membuka kesempatan kepada Aubameyang untuk menyarangkan gol pembunuh pertandingan. Tapi peluang itu digagalkan Starke. Kiper Bayern ini juga melakukan penyelamatan penting beberapa saat setelahnya dengan mementahkan bola tendangan rendah Reus. Bola liar langsung diamankan Alaba.

Gol pembunuh akhirnya benar-benar tercipta pada menit ke-87. Kerja sama cepat Lewandowski, Gundogan, dan Aubameyang diselesaikan secara gemilang oleh si pembuka kedudukan, Reus. Skor 4-2 untuk Dortmund bertahan sampai pertandingan selesai.

Susunan pemain:

Borussia Dortmund Roman Weidenfeller; Mats Hummels, Neven Subotic, Kevin Grosskreutz, Marcel Schmelzer; Sven Bender, Nuri Sahin; Jacub Blaszczykowski, Ilkay Gundogan, Marco Reus; Robert Lewandowski.

Bayern Munich Tom Starke; Daniel van Buyten, Jerome Boateng, Philipp Lahm, David Alaba; Thiago Alcantara; Toni Kroos, Thomas Muller, Arjen Robben, Xherdan Shaqiri; Mario Mandzukic.

Vbet88

0 komentar:

Poskan Komentar